Selasa, 22 November 2011

BATERAI (aki)



Baterai adalah alat elektro kimia yang dipakai untuk mensuplay listrik ke system starter mesin, pengapian dan lampu-lampu (penerangan dan komponen lainya)
Alat ini menyimpan listrik berupa energi kimia yang dikeluarkan pada saat diperlukan, kemudian di isi kembali oleh alternator. Didalam batrai terdapat elektrolit asam sulfat, elektrolit positif dan negative dalam bentuk plat yang terbuat dari timah. Ruangan dalam batrai dibagi menjadi berberpa ruangan yang disebut sel (6 sel untuk batrai 12 volt) antara plat-plat positif dan negative dihubungkan plat strap (pengikat plat)

Elektrolit

Elektrolit baterai dengan larutan asam sulfat dengan air sulingan. Berat jenis jenis elektrolit dalam keadaan penuh antara 1.260-1.280 pada 20°C
Elektrolit yang berat jenisnya 1.260 mengandung 65% air suling, sedangkan yang 1.280 mengandung 63% air suling
Elektrolit baterai adalah asam yang kuat sehingga dapat merusak kulit< mata dan pakaian. Bila elektrolit terkena kulit/pakaian maka basulah dengan air dan netralkan dengan campuran soda (sodium bikar bonat)   dengan air

Kotak baterai

Tempat yang menampung dan elemen baterai disebut kotak baterai. Ruangan didalamnya dibagi dalam 16 ruangan atau sel
Diluar baterai terdapat tanda garis batas permukaan atas dan bawah (UPPER dan LOWER). Plat-plat ditinggikan dari dasar dan diberi penyekat dengan tujuan agar tidak terjadi hubungan singkat. apabila ada bahan aktif (timah dll) yang jatuh dari plat

Kapasitas baterai

Kapasitas baterai adalah jumlah muatan listrik yang terkandung dalam baterai:


Kapasitas=ampere × jam
 



Atau dapat dihitung dengan rumus


Q= I.t
 



Keterangan:
Q= kapasitas baterai dalam amper/jam
I= arus pemakaian dalam ampere
t= waktu yang di tentukan dalam jam

Kode baterai

Baterai yang dijual di jepang diberi kode standart industry jepang (JIS) kode tersebut menunjukkan kapasitas baterai ukuran dan posisi terminal positifnya (kanan atau kiri)
Contoh:
55 D 23 L
               
                             Posisi terminal positif disebelah kiri
                      Panjang baterai
                      Lebar dan tinggi baterai
                      Kemampuab atau kapasitas

Kapasitas baterai
Kapasitas baterai menunjukan jumlah listrik yang disimpan. Baterai yang dapat digunakan sebagai sumber listrik
Dinyatakan dalam ah
Ah= ampere × hour
Lebar dan tinggi baterai
Kode
lebar
tinggi
A
162
127
B
203
127 atau 129
C
207
135
D
204
173
E
213
176
F
213
182
G
213
222
H
220
278

Sumbat ventilasi baterai

Sumbat ventilasi adalah tutup untuk lubang pengisian elektrolit. Disamping itu untuk memisahkan gas hydrogen dan uap asam. Sulfat dalam baterai dengan cara membiasakan gas hydrogen keluar lewat lubang ventilasi sedangkan uap asam sulfat mengembur pada tepi ventilasi dan menetes di bawah

Memeriksa berat jenis elektrolit

Berat jenis diukur dengan hydrometer, untuk mengukur. Hisaplah elektrolit kedalam hydrometer dan bacalah indicator dengan permukaan cairan segaris dengan mata usahakan pelampung tidak menyentu tabung
Jangan menambah air suling menjelang pengukuran kecuali kurang sekali dan elektrolit yg ada dalam hydrometer tidak cukup. Berat jenis elektrolit berubah sebesar 0.007 setiap penambahan temperature 1°C (0.004 per 1F) spesifikasi berat jenis elektrolit secara normal 20°C karena itu pengukuran pada temperature lain harus dikonversikan menurut rumus

Jika anda ingin melihat selengkapnya bisa klik disini download untuk mendapatkan filenya

KONTRUKSI BAN MOBIL

Bagian ban

1.    Tread
Tread adalah kulit luar dari ban berfungsi melindungi carcas dari keausan dan kerusakan lainnya. Tread yg berhubungan dengan jalan disebut crown.
Bagian samping ban disebut side wade dan daerah pertemuan dengan tread disebut shoudaer
Permukaan crown disebut pattern (batik ban) yg bentuknya bermacam-macam alur disebut grooue atau non skid soulder mempunyai bagian karet yang paling tebal dan terdapat grooue
2.    Breaker
Breaker ditempatkan diantara tread dan carcass berfungsi meredam goncangan sebagai tambahan untuk mencegah pemisahan dan mengurangi elasitastal selembar karet disisipkan antara carcass dan breaker yg berfungsi sebagai bantalan
3.    Bead
Bead digunakan pada carcas supaya tidak keluar dari ujung card. Karet bead terbuat dari baja dengan kadar karbon tinggi bagian yg berhubungan dengan pelek dan lebih dekat dengan pusat ban dinamakan bead toe
Flip per membungkus bead wire dan di dalam juga terdiri beaf tiler karet kertas berbentuk segitiga bagian yg berhubungan dengan  flange pelek disebut bead heil

Fungsi ban pada kendaraan bermotor

     Fungsi ban/roda pada kendaraan bermotor terdapat fungsi ban sebagai berikut:
·         Ban menopang seluruh berat kendaraan
·         Ban sebagai media yang kenyal antara jalan dengan kendaraan
·         Ban bersentuhan langsung dengan permukaan jalan dan memindahkan gerakan serta daya pengereman ke jalan
·         Ban mengadakan kontak ke jalan
·         Meredam kejutan yang diterima dari permukaan jalan yg tidak rata
·         Menyerap panas akibat gesekan dengan permukaan jalan

Pembagian ban menurut kontruksinya

Ban pada dasarnya struktur/kontruksinya ada 3 macam yaitu:
Ø  Struktur bias
Ban dengan struktur bias paling banyak dipakai. Dibuat dari banyak lembar card yg digunakan sebagai rangka (trame) ban. Card di cemin dengan card zig-zag membentuk sudut 40-65 derajad
Ø  Struktur radial
Carcas rod membentuk sudut 90 derajad terhadap keliling ban. Bila dilihat dari samping kontruksi card adalah dalam arah radial dan arah pusat ban dan bagian yang berhubungan dengan jalan diperkuat oleh sabuk yang disebutbreaker atau belted
Ø  Struktur belted bias
Seperti struktur bias tetapi di tambah belt atau sabuk yang dipasang keliling diluar carcass sehingga menambah kekerasan ban yang berhubungan langsung dengan jalan

 Tread pettern

Tread pettern disebut juga kembang ban/batik ban penggunaan tread pettern dimulai pada tahun 1892. Karena pada waktu itu kendaraan berkecepatan rendah
Sedangkan mobil sekarang bertenaga beasr dan kecepatannya tinggi
Tread pada awalnya ada 4 bagian yaitu:
§  Rib
§  Cug
§  Block
§  Rib lug

Jika anda ingin melihat selengkapnya bisa klik disini Download untuk mendapatkan filenya. semoga bermanfaat dan terima kasih!!!

Selasa, 15 November 2011

SISTEM SUSPENSI


Komponen suspensi depan Ford Model T.
Suspensi adalah kumpulan komponen tertentu yang berfungsi meredam kejutan, getaran yang terjadi pada kendaraan akibat permukaan jalan yang tidak rata yang dapat meningkatkan kenyamanan berkendara dan pengendalian kendaraan. Sistem suspensi kendaraan terletak di antara bodi (kerangka) dengan roda. Ada dua jenis utama suspensi yaitu :
  1. Sistem suspensi dependen atau sistem suspensi poros kaku (rigid)
  2. Sistem suspensi independen atau sistem suspensi bebas.

Sistem suspensi dependen

Roda dalam satu poros dihubungkan dengan poros kaku (rigid), poros kaku tersebut dihubungkan ke bodi dengan menggunakan pegas, peredam kejut dan lengan kontrol (control arm)
Awalnya semua kendaraan menggunakan sistem ini. Sampai sekarang sebagian besar kendaraan berat seperti truck, masih menggunakan sistem ini, sedangkan kendaraan niaga umumnya menggunakan sistem ini pada roda belakang.

Sistem suspensi independen

Antara roda dalam satu poros tidak terhubung secara langsung, masing-masing roda (roda kiri dan kanan) terhubung ke bodi atau rangka dengan lengan suspensi (suspension arm), pegas dan peredam kejut. Goncangan atau getaran pada salah satu roda tidak memengaruhi roda yang lain.
Umumnya kendaraan penumpang menggunakan sistem ini pada semua poros rodanya, sedangkan kendaraan niaga umumnya menggunakan sistem ini pada roda depan sedangkan pada poros roda belakang menggunakan sistem suspensi dependen pada poros roda belakang. Tipe MacPherson strut dan double-wishbone termasuk dalam jenis sistem ini.

Komponen utama

Pegas

Dengan sifat pegas yang elastis, pegas berfungsi untuk menerima getaran atau goncangan roda akibat dari kondisi jalan yang dilalui dengan tujuan agar getaran atau goncangan dari roda tidak menyalur ke bodi atau rangka kendaraan.
Beberapa tipe pegas yang digunakan pada sistem suspensi :
  • Pegas ulir (coil spring), dikenal juga dengan nama 'per keong', jenis yang digunakan adalah pegas ulir tekan atau pegas ulir untuk menerima beban tekan.
  • Pegas daun (leaf spring), umumnya digunakan pada kendaraan berat atau niaga dengan sistem suspensi dependen.
  • Pegas puntir atau dikenal dengan nama pegas batang torsi (torsion bar spring), umumnya digunakan pada kendaraan dengan beban tidak terlalu berat.

Peredam kejut

Peredam kejut berfungsi untuk meredam beban kejut atau goncangan atau getaran yang diterima pegas.

Lengan suspensi

Lengan suspensi atau suspension arm hanya terdapat pada sistem suspensi dependen, terpasang pada bodi atau rangka kendaraan, berfungsi untuk memegang rangka roda kendaraan. Pergerakan yang komplek pada roda agar dapat sinkron dengan pergerakan pergerakan lengan suspensi maka terdapat ball joint pada pengikatan lengan suspensi dengan rangka roda.

SISTEM TRANSMISI


Tuas pemindah kecepatan (5 kecepatan) pada Mazda Protege.
Sistem transmisi, dalam otomotif, adalah sistem yang berfungsi untuk konversi torsi dan kecepatan (putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk diteruskan ke penggerak akhir. Konversi ini mengubah kecepatan putar yang tinggi menjadi lebih rendah tetapi lebih bertenaga, atau sebaliknya.
Contoh transmisi 5-kecepatan pada rpm mesin 4.400
Gir nomor Rasio gir RPM pada
poros keluar transmisi
1 3.769 1.167
2 2.049 2.147
3 1.457 3.020
4 1.000 4.400
5 0.838 5.251
Torsi tertinggi suatu mesin umumnya terjadi pada sekitar pertengahan dari batas putaran mesin yang diijinkan, sedangkan kendaraan memerlukan torsi tertinggi pada saat mulai bergerak. Selain itu, kendaraan yang berjalan pada jalan yang mendaki memerlukan torsi yang lebih tinggi dibandingkan mobil yang berjalan pada jalan yang mendatar. Kendaraan yang berjalan dengan kecepatan rendah memerlukan torsi yang lebih tinggi dibandingkan kecepatan tinggi. Dengan kondisi operasi yang berbeda-beda tersebut maka diperlukan sistem transmisi agar kebutuhan tenaga dapat dipenuhi oleh mesin.
ada tiga tipe transmisi yaitu:
1. transmisi manual

Pandangan atas dan samping transmisi manual yang ditempatkan dilantai dari Ford dengan 4 kecepatan
Transmisi manual adalah sistem transmisi otomotif yang memerlukan pengemudi sendiri untuk menekan/menarik seperti pada sepeda motor atau menginjak kopling seperti pada mobil dan menukar gigi percepatan secara manual. Gigi percepatan dirangkai di dalam kotak gigi/gerbox untuk beberapa kecepatan, biasanya berkisar antara 3 gigi percepatan maju sampai dengan 6 gigi percepatan maju ditambah dengan 1 gigi mundur (R). Gigi percepatan yang digunakan tergantung kepada kecepatan kendaraan pada kecepatan rendah atau menanjak digunakan gigi percepatan 1 dan seterusnya kalau kecepatan semakin tinggi, demikian pula sebaliknya kalau mengurangi kecepatan gigi percepatan diturunkan, pengereman dapat dibantu dengan penurunan gigi percepatan.

Synchromesh

Synchromesh adalah perlengkapan transmisi yang berfungsi untuk menyamakan putaran antar gigi yang akan di-sambung sehingga perpindahan gigi percepatan dapat dilakukan secara mulus. Cara kerjanya saat handel transmisi pada posisi netral, maka synchromesh berada ditengah tidak berpengaruh atau dipengaruhi oleh kedua roda gigi yang ada disampingnya.

Susunan gigi percepatan


Tuas transmisi pada 5 kecepatan pada Mazda Protege.
Susunan/layout gigi percepatan transmisi manual tergantung kepada ciri yang biasa digunakan disuatu kawasan, mobil keluaran Asia agak berbeda dengan Eropa, khususnya pada penempatan gigi mundur(R). Penempatan tuas transmisi yang banyak digunakan adalah di lantai tetapi beberapa mobil modern menggunakan tuas transmisi di dashboard ataupun mobil lama yang ditempatkan di setang setir.

Tuas transmisi lantai

Pola Penjelasan
Manual Layout.svg
Ini adalah susunan 5 gigi kecepatan yang lazim digunakan pada mobil modern ditambah dengan satu gigi mundur yang ditandai dengan R. Penempatan gigi mundur (R) krucial karena bisa salah memasukkan dapat mengganggu jalannya kendaraan, karena kalau dari gigi 5 salah pindah ke mundur bisa berakibat fatal.
Manual Dogleg.svg
Susunan ini adalah susunan 5 gigi kecepatan yang lazim digunakan pada bus ringan ditambah dengan satu gigi mundur yang ditandai dengan R. Gigi 1 biasanya jarang dipakai, dipakai pada saat mendaki di tanjakan terjal.

Tuas transmisi di setir


Tuas transmisi pada Setir Saab96
Pola Penjelasan
Manual Layout 3.svg Layout mobil dengan 3 gigi maju yang merupakan susunan gigi percepatan mobil-mobil Amerika keluaran tahun 1930an sampai dengan tahun 1950an yang pada waktu itu dijuluki "three on the three"
Column4MT.svg Merupakan layout yang dikembangkan sesudah itu, yang juga dikembangkan oleh mobil-mobil keluaran Eropa dan Jepang. Sampai saat ini masih digunakan pada beberapa mobil niaga seperti Mitsubishi L 300.

Tuas transmisi sepeda motor


Tuas gigi percepatan Suzuki SV650S.
Corak penukaran gigi percepatan sepeda motor yang lazim digunakan :
            6
         5 ┘
      4 ┘
    3 ┘
  2 ┘
N
1
Tuas pengungkit gigi percepatan diinjak dengan kaki kiri untuk masuk ke gigi 1 dan diungkit keatas untuk masuk ke gigi 2, 3, dan seterusnya. Bila ingin menurunkan kecepatan, maka tuas pengungkit gigi percepatan diinjak kebawah dari 5 ke 4 ke 3 dan seterusnya.
2. transmisi otomatis

Potongan transmisi otomatis

Gigi planetari pada transmisi otomatis.
Transmisi otomatis adalah transmisi yang melakukan perpindahan gigi percepatan secara otomatis. Untuk mengubah tingkat kecepatan pada sistem transmisi otomatis ini digunakan mekanisme gesek dan tekanan minyak transmisi otomatis. Pada transmisi otomatis roda gigi planetari berfungsi untuk mengubah tingkat kecepatan dan torsi seperti halnya pada roda gigi pada transmisi manual.
Kecendenderungan masyarakat untuk menggunakan transmisi otomatis semakin meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini, khususnya untuk mobil-mobil mewah, bahkan type-type tertentu sudah seluruhnya menggunakan transmisi otomatis. Kenderungan yang sama terjadi juga pada sepeda motor seperti Yamaha Mio, Honda Vario.

Moda transmisi otomatik

Transmisi otomatik dikendalikan dengan hanya menggerakkan tuas percepatan ke posisi tertentu. Posisi tuas transmisi otomatik disusun mengikut format P-R-N-D-3-2-L, sama ada dari kiri ke kanan ataupun dari atas ke bawah. Mesin hanya bisa dihidupkan pada posisi P ataupun N saja.
Umumnya moda transmisi otomatik adalah seperti berikut:
  • P (Park) adalah posisi untuk kendaraan parkir, Transmisi terkunci pada posisi ini sehingga kendaraan tidak bisa didorong.
  • R (Reverse) adalah posisi untuk memundurkan kendaraan.
  • N (Neutral) adalah posisi gir netral, hubungan mesin dengan roda dalam keadaan bebas.
  • D (Drive) adalah posisi untuk berjalan maju pada kondisi normal.
  • 2/S (Second) adalah posisi untuk berjalan maju di medan pegunungan .
  • 1/L (Low) adalah posisi maju pada gir ke satu, hanya digunakan pada saat mengendarai pada medan yang sangat curam.
Sedangkan opsionalnya adalah :
  • 3 adalah posisi untuk berjalan maju dan transmisi tidak akan berpindah pada posisi gir atas.
  • O/D (Over Drive) adalah posisi supaya perpindahan gir pada transmisi terjadi pada putaran mesin yang lebih tinggi.
3. transmisi semi-otomatis

Setir Ferrari F430 yang dilengkapi pemindah gigi percepatan
Transmisi semi-otomatis merupakan tranmisi yang perpindahan gigi percepatannya tanpa menginjak/menekan kopling, sistem ini menggunakan sensor elektronik, prosesor dan aktuator untuk memindahkan gigi percepatan atas perintah pengemudi. Sistem ini dikembangkan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas didaerah perkotaan. Transmisi semi otomatis juga digunakan pada mobil-mobil sport mewah seperti digunakan Porsche, Maserati, Ferrari yang kadang-kadang ditempatkan pada setir untuk mempermudah perpindahan gigi percepatan.

Pemakaian lain

Motor bebek yang beredar di Indonesia pada awal tahun 1970an sampai sekarang umumnya menggunakan transmisi semi-otomatis yang sederhana, motor bebek sangat populer pada waktu itu baru belakangan ini mulai diproduksi dan dipasarkan motor transmisi otomatis seperti digunakan pada Yamaha Mio, Honda Vario.

[sunting] Nama dagang transmisi semi otomatik